• HALOO GUYS

    SELAMAT DATANG DI BLOK KAMI KOMUNITAS GONG CAVE SCOUTS PACITAN

  • DONT FORGET

    IKUTI KAMI JUGA DI FACEBOOK, TWITTER, INSTAGRAM, YOUTUBE DAN SOSIAL MEDIA LAINYA

  • Watching and Subcribe SGC PRODUCTION on Youtube

    Ingin Tahu Video Kegiatan SGC dan Berita Seputar Kota Pacitan, Jangan Lupa Subcribe Ya

Showing posts with label Pacitan. Show all posts
Showing posts with label Pacitan. Show all posts

Saturday, 12 August 2017

Logo SMKN 1 DONOROJO

DESAIN LOGO SMKN 1 DONOROJO LAMA

 DESAIN LOGO SMKN 1 DONOROJO baru

Saturday, 10 June 2017

Jadwal Pemadaman Listrik di Pacitan Sabtu 10 Juni 2017

PACITAN –Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Timur Area Ponorogo Rayon Pacitan akan kembali melakukan pemadaman listrik di beberapa titik di Pacitan pada Sabtu (10/6/2017).

Menurut keterangan manager PT PLN Distribusi Jawa Timur Area Ponorogo Rayon Pacitan, Adhib Ardiansyah N, Jumat (9/6/2017) mengatakan bahwa pemadaman listrik tersebut dilakukan karena adanya pekerjaan penggantian tiang SUTM di Dusun Bonredi, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pacitan.

“Ada penggantian tiang besi karena berkarat tegangan 20000 volt ke tiang beton, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,”katanya.


Sehingga, kata Adhib, aliran listrik line SUTM 20 KV wilayah kerja Rayon Pacitan akan diadakan pemadaman pada Sabtu (10/6/2017) besok mulai pukul 09.00-14.00 WIB.

Menurut Adhib, aliran listrik akan dinormalkan lebih awal apabila pekerjaan telah selesai dan jika terdapat kendala atau belum selesai, maka pemadaman tersebut akan diperpanjang.

Adapun daerah yang akan terdampak atau terkena pemadaman listrik adalah pelanggan listrik penyulang Teuku Umar meliputi Desa Tanjungsari, Kelurahan Pacitan, Keluraha Baleharjo, Kelurahan Pucangsewu, Desa Sumberharjo dan Kelurahan Ploso di Kecamatan Pacitan. (

Tuesday, 6 June 2017

Wabup Pacitan Apresiasi Pembangunan di Kecamatan Ngadirojo


Pacitanku.com, NGADIROJO – Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo mewakili Pemerintah Kabupaten Pacitan mengapresiasi progres pembangunan di wilayah Kecamatan Ngadirojo, salah satunya adalah pembangunan masjid Abu Bakar Assidiq.
“Kami mengapresiasi yg mendalam atas pencapaian pembangunan di Kecamatan Ngadirojo khususnya pembangunan Masjid Abu Bakar Assidiq di Desa Cokrokembang ini,”katanya saat menyampaikan sambutan dalam rangka Safari Ramadhan pada Senin (5/6/2017) di Masjid Abu Bakar Assidiq di Dusun Barak, Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo.
Dalam safari Ramadhan yang diikuti 300 masyarakat tersebut, Wabup menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Pacitan Indartato tidak dapat menghadiri acara dikarenakan kepentingan ke Jakarta. Mantan legislator Partai Demokrat tersebut juga berpesan kepada masyarakat untuk senantias mendapatkan berkah Ramadhan.
“Kita telah memasuki hari ke 10 puasa tahun ini, semoga ibadah kita senantiasa mendapatkan berkah dan kita senantiasa di berikan kekuatan untuk melanjutkan ibadah kita,”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Ngadirojo Gunawan menyampaikan laporan bahwa pelaksanaan pembangunan desa di Ngadirojo secara umum berjalan lancar. “Tahun ini ada 2 Desa yang melaksanakan pilkades, tahapan pilkades sekarang sudah memasuki masa pendaftaran calon Kades,”katanya.
Sementara, KH Munib dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pacitan dalam tausiyahnya mengatakan bahwa ada 3 orang yang tidak tertola doanya, yakni orang yg sedang berpuasa, pemimpin yang adil,  dan orang yang teraniaya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab juga memberikan bantuan dari BAZ Pacitan kepada takmir masjid se-Kecamatan Ngadirojo oleh Wakil Bupati Pacitan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Wabup Yudi beserta istri, asisten dan staf Bupati, anggota DPRD Nining Dyah Purwanita, Forkopimka Ngadirojo, Kepala UPT se-Kecamatan Ngadirojo, Kades se-Kecamatan Ngadirojo dan masyarakat Ngadirojo.
Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan

Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar, Indartato Ajak Tingkatkan Persatuan dan Gotong Royong dengan Semangat Pancasila


Indartato saat melakukan safari Ramadhan di Bandar, Kamis (1/6/2017).
Pacitanku.com, BANDAR – Bupati Pacitan Drs H Indartato MM mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Pacitan untuk meningkatkan persatuan dan gotong royong dengan semangat pancasila, seiring dengan hari Pancasila dan bulan Ramadhan secara bersamaan. Hal itu disampaikan Indartato saat menggelar safari Ramadhan pada Kamis (1/6/2017) di Masjid Ummu Al-Mukminin, Dusun Ngerjo, Desa Kledung, Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan.
“Pertama kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, dan selamat hari lahir Pancasila, mari bersamaan dengan hari Pancasila, kita tingkat kan perdamaian, persatuan, gotong-royong, kekeluargaan dan kebersamaan,”katanya.
Dalam kesempatan safari Ramadhan ketiga yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut, Indartato juga menyerahkan bantuan dari BAZ Pacitan kepada takmir masjid se-Kecamatan Bandar.
Sementara, Penceramah Ramadhan Drs Nur Huda dalam kesempatan tersebut mengajak kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan pancasila yang disandingkan dengan Al-Qur’an.

Dia juga mengatakan bahwa dalam momentum Ramadhan ini, ada banyak amalan yang bisa dilakukan, diantaranya memperbanyak sedekah, memberi buka kepada orang yang berpuasa, melaksanakan qiyamul lail, umrah dan mencari lailatul qodar.
Agenda safarai Ramadhan yang diawali dengan laporan pembangunan di Bandar dan buka bersama tersebut diakhiri dengan Shalat Isya’ dan Shalat Taraweh berjamaah dengan imam Ustadz Boniran.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Indartato bersama istri, wakil Bupati Yudi Sumbogo bersama istri, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono bersama istri, Sekda Pacitan Suko Wiyono bersama istri, Pengadilan Agama Kabupaten Pacitan KH Taufiqurrahman bersama istri, dari unsur Kemenang Nur Huda, jajaran Forkopimka Bandar, Kepala UPT, Kades dan para tokoh masyarakat setempat.
Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan

Cara Daftar Mudik Gratis ke Pacitan Tahun 2017

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan agenda mudik dan balik gratis Lebaran 2017 yang ditujukan kepada para perantau dari Pacitan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan Wasi Prayitno saat menggelar kegiatan rapat koordinasi jelang bulan Ramadhan dan Lebaran, Jumat (26/5/2017) di aula Bhayangkara Polres Pacitan Jalan Ahmad Yani Nomor 60 Pacitan mengatakan bahwa puluhan armada bus disiapkan untuk menyukseskan agenda tersebut.
“Kami sudah menyiapkan 22 armada bus untuk mudik dan balik gratis sesuai dengan instruksi Dinas perhubungan Provinsi untuk pelaksanaan sebelum dan sesudah hari raya idul Fitri,”katanya.
Dia menuturkan bahwa jika masyarakat tertarik mengikuti agenda tersebut, bisa melakukan pendaftaran di kantor Dishub Jatim untuk mudik dan kantor Dishub Pacitan, di kompleks terminal Pacitan untuk arus balik. “Mungkin kegiatan ini bisa di ikuti masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.
Sesuai jadwal mudik gratis yang telah disusun, jadwal mudik gratis akan diberangkatkan selama dua gelombang yaitu pada Kamis (22/6/2017) dan Jumat (23/6/2017). Rencananya ribuan pemudik itu akan bertolak dari Kantor Dishub Jatim yang akan dilepas oleh Gubernur Soekarwo. Untuk arus balik, rencana pemberangkatan adalah Sabtu (1/7/2017) di Pendopo Kabupaten Pacitan dan direncanakan akan diberangkatkan langsung oleh Bupati Indartato.

Tuesday, 23 May 2017

Sambut Ramadan, Bupati Pacitan Megengan Bersama Warga



 
Kebonagung - Suara shalawat nabi diiring rebana bertalu-talu mewarnai senja yang hangat di halaman SMPN 1 Kebonagung, Kamis (18/5/2017). Lokasi di tepi Jalan Lintas Selatan (JLS) itupun begitu padat dengan pria dan wanita berbusana muslim. Mereka adalah warga dari tiga wilayah kecamatan. Pacitan, Arjosari, dan Kebonagung.
``Kita akan segera tiba di Bulan Ramadan. Seperti halnya tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu, kali ini kita melaksanakan Megengan,`` kata Bupati Indartato mengawali sambutan pada kegiatan tahunan menyambut Bulan Puasa tersebut.

Pak In menyebutkan hari-hari menjelang Ramadan merupakan saat tepat saling memaafkan dan membangun kebersamaan. Berikutnya, selama satu bulan penuh umat Islam akan menempa diri mengendalikan hawa nafsu. Orang nomor satu di Kota 1001 Gua itu pun berharap kondisi selama Ramadan tetap kondusif.

``Menjaga suasana tetap teduh dan kondusif merupakan tugas kita bersama. Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan kepada kita semua melaksanakan ibadah di bulan suci,`` tambah Pak In.

Berlangsung selama hampir tiga jam hingga menjelang Maghrib, acara tersebut berlangsung penuh keakraban. Apalagi dengan siraman rohani oleh KH Muhammad Nurul Huda, Kepala Kantor Kemenag Pacitan. Ulama asli Pacitan tersebut banyak mengulas keutamaan amaliyah Ramadan serta pentingnya menyambung silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Indartato menyerahkan bantuan bagi sepuluh warga kurang mampu. Bantuan tersebut berasal dari Badan Amil Zakat (BAZ). Sebelumnya Pak In simbolis menebar benih ikan di kolam yang terletak di tengah kompleks sekolah. Acara diakhiri ramah-tamah dan shalat Maghrib berjamaah. (ps/ps)

Monday, 23 January 2012

Kepala Unit II Perhutani Jatim Bambang Budhiarto: Hutan Jangan hanya Tanaman Keras Tapi Juga Yang Produktif

Hutan, memiliki fungsi cukup vital sebagai penyangga keseimbangan alam. Karena alasan itulah masyarakat diminta untuk turut serta menjaga kelestarian. Demikian dikatakan Bambang Budhiarto, Kepala Unit II Perhutani Jawa Timur, saat meninjau hutan di Pacitan, Minggu (15/01) pagi
Selain ingin melihat perkembangan vegetasi hutan yang dikelola Perhutani, kedatangan Kepala Unit II Perhutani kali ini mengemban misi khusus, yakni menindak lanjuti instruksi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, agar hutan yang dekat dengan kota tidak ditebang. Alasanya, agar hutan yang berdampingan dengan Stadion dan Gelanggang Olah Raga (GOR) itu tetap menjadi hutan lindung serta untuk menjaga keindahan dan estetika.

Seperti halnya kabupaten Pacitan, tandas Bambang Budhiarto, hutan di jawa timur sebagian besar juga hutan rakyat. Untuk itu sangat mustahil penyelamatan lingkungan hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dari 12,5 juta hektar hutan di Jawa Timur, hanya 2,5 juta hektar hutan yang dikelola Perhutani. Agara tidak semata sebagai fungsi ekologis, hutan sedapat mungkin juga memiliki dampak ekonomis. Bukan hanya sebatas tanaman keras dengan jangka waktu panjang, namun masyarakat juga dapat memilih alternatif tanaman yang produktif.

Pemerintah sendiri melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan kata Bambang Budhiarto, telah membuat program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dengan anggaran Rp.50 juta per kabupaten. Masyarakat yang ingin menanam tapi tidak memiliki bibit pohon maka dapat mengupayakan ke KBR.

Khusus kepada pemerintah Kabupaten Pacitan melalu Sekretaris Daerah (Sekda) Mulyono saat ikut mendampingi,Kepala Unit II Perhutani Jawa Timur minta agar jajaran pemerintah mulai Kabupaten hingga Desa turut terlibat. Selain Jati, Mahoni atau pohon Akasia yang sudah banyak ditanam di Pacitan, masyarakat dapat mencoba tanaman lain yang lebih menguntungkan, semisal pohon pinus. Selain kuat jenis tanaman ini juga bernilai ekonomis karena dapat diambil getahnya setiap 3 bulan sekali. (Riz)

SBY: KRPL Perkuat Ketahanan Pangan

Melanjutkan agenda sebagai puncak kegiatan di kabupaten Pacitan, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Jum\'at (13/01) menyempatkan meninjau langsung kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Kayen Kecamatan Pacitan
Tiba dilokasi pukul 10.30 WIB, presiden yang selalu membuka kaca Cendela Mobil Indonesia 1, seraya melambai-lambaikan tangan kepada warga yang menyambut disepanjang perjalanan, didampingi Ibu Negara ANY SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, Gubernur Jawa Timur dan sejumlah Menteri, langsung menuju kebeberapa rumah warga.

Presiden SUSILO BAMBANG YUDHOYONO,berdialog dengan warga yang memanfaatkan pekarangan dengan berbagai tanaman buah dan sayur.
Presiden SBY mengatakan, sebagai awal, tanaman yang dikembangkan setidaknya dapat untuk mencukupi kebutuhan sehari hari,dan dapat menjadi gerakan Nasional. Tidak hanya di Pacitan tetapi juga diseluruh desa dan kelurahan di Indonesia. Ketahanan Pangan tandas Presiden harus menjadi perhatian utama semua pihak termasuk masyarakat.

Setelah meninjau Kawasan Rumah Pangan Lestari didesa Kayen, Presiden beserta rombongan langsung menuju Masjid Agung DARUL FALAH Pacitan, untuk sholat Jum\'at. Dalam kesempatan itu pula Presiden memberikan bantuan dana 1 Milyar rupiah untuk Masjid yang sedang direnovasi. Gubernur Jawa Timur Sukarwo juga memberikan bantuan 500 juta rupiah, dan putra presiden EDY BASKORO YUDHOYONO memberikan 25 juta rupiah.

Presiden SBY berharap, pembangunan Masjid Agung DARUL FALAH Pacitan dapat selesai akhir tahun ini, dan menyatakan kesanggupanya untuk meresmikan awal tahun 2013.

Sejak tiba di Pacitan kamis sore sejumlah agenda memang sudah menanti Presiden SBY. Setelah melakukan ziarah ke makam Ayahanda R Sukoco, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bunga Bangsa sesaat setelah beristirahat di pendopo kabupaten, malam harinya kepala negara bertemu dengan para pembatik dari Ngadirojo dan sempat melakukan dialog.

Pagi harinya sebelum mendengarkan paparan dari Gubernur dan bupati Pacitan, Presiden SBY menyempatkan diri menengok stadion dan Gelanggang Olah raga (GOR) Pacitan yang masih dalam proses pembangunan. Baru sekitar pukul 10.30 W I B, Presiden bersama Ibu negara didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan sejumlah menteri meninjau KRPL.(Riz)

Kementerian Kelautan Dan Perikanan Bantu Pengembangan Perikanan di Pacitan

Kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kamis (12/01) memberikan berkah tersendiri bagi kabupaten Pacitan. Bukan hanya karena orang nomor satu di Indonesia itu putra daerah, sejumlah bantuan dari pemerintah pusat juga diterima kabupaten Pacitan
Kementerian kelautan dan Perikanan melalui Direktur Usaha Budidaya Tri Hariyanto menyerahkan 6 jenis bantuan untuk pengembangan kelautan dan perikanan tangkap di Pacitan. Penyerahan sendiri diterima simbolis Sekretaris daerah (Sekda) Pacitan Mulyono mewakili Bupati Pacitan Indartato.

Bantuan tersebut meliputi, Pengembangan Program Usaha Mina Pedesaan (PUMD) budidaya untuk 12 kelompok senilai Rp. 780 juta, Pengembangan PUMD perikanan tangkap untuk 15 kelompok senilai Rp. 15 milyar serta Penyempurnaan pelabuhan perikanan pantai Tamperan melalui dana dekonsentrasi Rp. 12,5 milyar. Bantuan lain berupa, sertifikat hak atas tanah nelayan untuk 100 orang dan satu unit eskavator senilai Rp. 1,3 milyar.

Dalam arahanya Direktur Usaha Budidaya Kementerian Kelautan Dan Perikanan Tri Hariyanto minta agar bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat. Seperti, program usaha Mina Pedesaan yang sangat cocok dikembangkan pada kawasan non pesisir.Atas nama pemerintah daerah Sekretaris daerah Pacitan Mulyono juga menyampaikan ucapan terimaksih atas bantuan tersebut.(Pur/Riz)

Pembangunan Stadion Dan GOR, Menpora Minta Tidak Ada Ruang Kosong Yang Sia-Si

Keberadaan Gelanggang Olah Raga (GOR) Pacitan serta Stadion kedepan diharapkan bukan hanya sebagai sarana olah raga masyarakat namun juga menjadi pusat kegiatan kepemudaan.Sehingga saranaprasaran yang dibangun dengan biaya milyaran rupiah tersebut tidak sia-sia
Demikian Ditegaskan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Alfian Malarangeng, saat melakukan tinjauan langsung proses pembangunan stadion dan GOR Pacitan, Kamis (12/01) siang. Untuk itu tandas Menpora, selain sejumlah venue olah raga harus ada ruang khusus yang dapat digunakan untuk wisma kepemudaan.

Khusus untuk stadion menteri minta agar fasilitas ruang yang kosong dibawah tribun dimanfaatkan untuk cabang olah raga lain. Semisal, tenis meja, karate hingga tempat fitnes. Begitu juga dengan jalur masuk stadion, harus dibangun melingkar untuk jogging track masyarakat luas. Harapanya, fasilitas olah raga seluas hampir 19 hektar tersebut termanfaatkan maksimal. Pun demikian dengan lingkungan sekitar stadion serta GOR, harus lebih banyak lagi ditanami pohon biar teduh.

Stadion serta Gelanggang Olah Raga (GOR) Pacitan dibangun ekstafet kurang lebih sejak 3 tahun lalu. Bangunan yang menelan anggaran lebih dari 20 milyar bantuan dari Kementerian Olah Raga itu, saat ini sudah mencapai 90 persen. Selain lapangan sepak bola dan atletik di dalam stadion, juga terdapat tempat olah raga Tenis lapangan, bola voly serta basket yang ketiganya berada di dalam GOR.

Kunjungan Menpora Andi Alfian Malarangeng ke Pacitan selain meninjau proyek pembangunan sarana olah raga juga mengikuti agenda kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Saat melakukan sidak, Menpora didampingi Bupati Pacitan Indartato, Sekretaris daerah Mulyono serta kepala dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olah Raga M fathoni.(Riz)